Bisnis My Way Surabaya dan sekitarnya
10 PERSAMAAN KEBIASAAN ORANG KAYA YANG BISA KITA PELAJARI
Untuk mengetahui rahasia sukses orang-orang kaya, banyak penelitian yang dilakukan kepada para miliuner. Salah satunya adalah yang dibukukan Thomas Corley dalam 'Rich Habits: The Daily Success Habits of Wealthy Individuals". Mempelajari orang-orang kaya selama lima tahun, ia pun melihat banyak kesamaan dari mereka. Berikut 10 persamaan orang kaya yang bisa kamu pelajari.
1. Mereka tidak muda.
Penulis Thomas Corley mengatakan 80% dari orang-orang kaya berusia 50 tahun ke atas. Karenanya, jika Anda belum sukses sekarang jangan menyerah karena sukses butuh waktu. Berdasarkan risetnya, rata-rata butuh 32 tahun untuk bisa kaya.
2. Menyukai pekerjaannya.
86% orang kaya yang diriset Thomas mengaku suka dengan profesi mereka. 61% dari partisipan pun ternyata mengejar karier yang dijalaninya. Orang-orang yang mengejar mimpi mereka biasanya jadi miliuner dalam 12 tahun.
3. Membaca setiap hari.
88% miliuner membaca setiap hari untuk meningkatkan pengetahuan mereka, termasuk untuk pekerjaan. 85% dari mereka minimal membaca dua buku dalam sebulan. Sedangkan 63% suka mendengarkan audio atau podcast ketika di perjalanan.
4. Mereka berusaha sendiri.
Kebanyakan orang kaya adalah pengusaha yang membangun sendiri usaha mereka. 31% responden dibesarkan di keluarga miskin, 45% lain berasal dari keluarga menengah dan hanya 24% yang mewarisi uang dari orangtua.
5. Hasil didikan orangtua.
Dikatakan jika orang-orang kaya memiliki lebih banyak kebiasaan baik dari pada buruk. Dan 73% responden kaya itu mendapatkan kebiasaan sukses mereka dari orangtua.
6. Suka mementori orang.
Orang sukses umumnya tidak mau sukses sendiri. Para miliuner juga suka membantu orang lain dengan mementori juniornya berbekal ilmu dan pengalaman yang mereka miliki.
7. Suka beramal.
72% miliuner mengamalkan lima jam dalam sebulan untuk kegiatan-kegiatan non-profit. Mereka juga memberikan uang ke badan-badan amal.
8. Tidak menghamburkan uang.
Thomas melaporkan jika 64% miliuner hidup sederhana. Mereka pun punya rumah, pasangan, dan mobil yang tetap sama paling tidak dalam 20 tahun terakhir.
9. Bangun pagi.
Beberapa riset membuktikan jika orang-orang kaya bangun pagi bahkan memulai hari sebelum matahari terbit. 44% dari mereka pun sudah bangun paling tidak tiga jam sebelum kerja.
10. Tidak takut mengambil risiko.
Untuk bisa jadi miliuner memang dibutuhkan keberanian, terutama dalam mengambil langkah berisiko yang dilakukan 63% dari mereka. 27% orang kaya pun pernah gagal paling tidak sekali dalam berbisnis.
====
Masalah selalu ada. Ya, selalu ada. Mana mungkin nggak ada? Seperti pada gambar diatas, jika kita melihat sebagai masalah maka sukses tak pernah datang. Yang penting adalah sikap kita dan cara kita terhadap masalah. Baik dalam kerja maupun dalam bisnis.
Sering kali masalah bertambah hanya karena sikap kita dan cara kita yang salah. Misal, kita menganggap itu karena kesalahan orang lain. Jujur, dulu saya pun pernah begitu.
Terkait masalah, saya sangat menyarankan teman-teman untuk MEMBACA KE DALAM. Maksudnya, introspeksi. Bukan menyalah-nyalahkan pihak lain. Bukan menyalah-nyalahkan keadaan.
Nggak mungkin masalah terjadi begitu saja. Jangan-jangan kita penyebabnya. Sedikit-banyak, pasti ada sebab dari kita. Right? Sekali lagi, introspeksi.
Dengan kata lain, tidak ada yang salah dengan masalah. Jadi, buat apa resah dan gelisah? Kendati tidak mudah, sikapi saja dengan benar, niscaya semua akan berakhir indah. Insya Allah.
Dan inilah yang biasa terjadi:
- Si jahat membuat masalah.
- Si picik memperbesar masalah.
- Si awam membicarakan masalah.
- Si hebat menuntaskan masalah.
- Si bijak mensyukuri adanya masalah.
- Si jeli melihat peluang dari masalah.
- Si soleh naik derajat karena masalah.
Anda termasuk yang mana?
Satu lagi. Jadikan MASALAH sebagai “masa-masa untuk lebih mengenal Allah”.
Pengalaman saya, masalah akan membuat kita semakin cerdas, kreatif, dewasa, tangguh, dan tawakal. Itulah hikmah-hikmahnya. Lebih lanjut, bukan mustahil Allah menjadikan masalah sebagai alat untuk menggugurkan dosa kita atau menaikkan derajat kita.
Be tough!
Awalnya saya sempat bertanya-tanya. Kenapa orang beriman dianalogikan seperti lebah?
“Demi Zat yang jiwa Muhammad berada di tangan-Nya, sesungguhnya perumpamaan mukmin itu bagaikan lebah, selalu makan yang baik-baik dan mengeluarkan yang baik-baik. Ia hinggap (di ranting) namun tidak membuatnya patah dan rusak,” HR Ahmad.
“Persamaannya adalah lebah itu cerdas, rendah hati, merasa cukup, sarat manfaat, taat pemimpin, jarang menyakiti, menjauhi kotoran, makanannya halal dan tayyib, tak mau makan dari hasil kerja orang lain, bekerja di siang hari, dan berhenti kerja bila ada gelap, mendung, angin, asap, air, dan api,” Al-Munawi.
Setelah dipelajari lebih lanjut, barulah saya tahu ternyata lebah memiliki banyak kelebihan berbanding hewan-hewan yang lain. Terus, apa saja kelebihan lebah itu? Ini dia:
- Membantu penyerbukan
- Sarangnya steril
- Sangat well-organized
- Mengutamakan teamwork
- Menguburkan rekannya yang mati
- Mampu berhitung
- Ditakuti gajah
- Bentuk tubuhnya tidak aerodinamis tapi bisa terbang dengan sangat cepat
- Mampu memilih lubang yang besar sehingga mengurangi risiko benturan
- Mengetahui jarak terdekat dari berbagai alternatif
- Mengetahui ranjau walaupun dari jarak jauh
Selama ini, kita pun mengenal beragam khasiat dari produk-produk turunan lebah seperti madu, propolis, dan royal jelly. Menariknya, ini sudah tercantum di Surah An-Nahl.
Dengan kata lain, lebah hanya membawa manfaat, manfaat, dan manfaat. Bukankah begitu? Sudah sepantasnya kita meniru yang baik-baik dari lebah.
Kalau bisnis harus produksi sendiri, yah repot. (Bisnis My Way bisa menjadi solusi untuk anda yang tidak mau repot)
Kalau bisnis harus punya karyawan, yah repot. (Di bisnis My Way anda hanya perlu membangun jaringan, tidak perlu repot-repot memikirkan karyawan)
Kalau bisnis harus punya toko, yah repot.
(Bisnis My Way menyediakan toko untuk anda yang siap menjalankan bisnisnya tanpa harus keluar modal)
Bukannya dilarang. Boleh-boleh saja. Tapi ini rada merepotkan bagi seorang pemula (beginner) yang jelas-jelas modalnya dan ilmunya sangat terbatas. Dan ternyata solusi buat pemula itu gampang saja, cukup join menjadi member My Way, jalankan bisnisnya anda sudah bergerak untuk menjadi seorang pengusaha.
Karena itulah, buat pemula saya anjurkan:
- jangan buru-buru rekrut karyawan
- jangan dulu garap produksi
- jangan dulu sewa toko
Terus, baiknya?
- cari vendor dan produk yang bagus
- anda jualkan, distribusikan
My Way menyediakan produk dengan kualitas Internasional, anda hanya bertugas sebagai distributor My Way saja. Setelah menjadi member resmi My Way anda akan dibimbing oleh Leader-leader sampai sukses.
Dengan cara ini, Anda bisa menghemat Rp5juta sampai Rp10juta sebulan. Soalnya Anda tidak perlu membayar gaji karyawan, sewa toko, listrik-air, dan proses produksi.
Seiring usaha semakin berkembang dan Anda semakin sibuk, barulah pelan-pelan Anda merekrut karyawan dan menyewa toko. Anda pun tidak keberatan melakukan ini karena sudah punya uangnya dan paham ilmunya.
Zaman sekarang, untuk menjadi pengusaha jauh lebih mudah. Socmed bisa menjangkau ke mana-mana. Dengan sedikit keberanian dan sedikit bimbingan, Anda atau siapapun bisa jadi pengusaha. Insya Allah.
Siap?
Chat me
https://wa.me/62852609616967

Komentar
Posting Komentar